Kamis, 26 Januari 2017

Jambu Kristal

Kita mengenal jambu biji atau jambu klutuk karena dalam jambunya terdapat banyak biji. Namun buah jambu biji justru bijinya tidak dapat dimakan, yang dimakan adalah daging buahnya. Bijinya dibuang, semakin banyak bijinya akan semakin banyak yang dibuang.
Jambu Biji Kristal adalah jenis jambu biji hasil mutasi residu Thailand Pak pada tahun 1991 di Kabupaten Kao Shiung, Taiwan. Jambu Biji Kristal bukan tanpa biji, namun jumlah bijinya sangat sedikit, hanya 3% dari buahnya, bijinya lunak sehingga dapat ikut dimakan. Buah ukuran 200-500 gram, berbentuk bulat, warna hijau mulus. Warna daging putih, saat menjelang matang teksturnya renyah, dan rasanya manis. Tekstur daun kaku dan adaptip.
Jambu Biji Kristal dapat ditanam di pot atau planterbag. Mudah dalam perawatan karena tanaman ini adaptif dengan iklim di Indonesia. Bibit perbanyakan sambung pucuk, sambung sisip atau cangkok. Mulai belajar berbuah 10-12 bulan sejak tanam.

Rabu, 13 Juli 2016

Planterbag


Planterbag terbuat dari plastik HDPE yang mengandung anti UV sehingga tidak mudah lapuk terkena panas dan hujan. Menurut produsennya tahan sampai 5 tahun.
Pilihan menanam dengan wadah tentu harus mempertimbangkan harga dan kualitas. Harga yang mahal menjanjikan kualitas. Dan pilihan dikembalikan kepada konsumen.
Polibag
Polibag biasanya terbuat dari plastik daur ulang. Sehingga harganya murah. Walaupun sekarang ada polibag yang terbuat dari 100 % biji plastik, atau dengan dicampur sedikit plastik daur ulang. Polibag dengan kualitas baik dan terbuat dari biji plastik murni terlihat lebih mengkilat dibandingkan dengan polibag yang terbuat dari plastik daur ulang. Tentu harganya lebih mahal karena menggunakan biji plastik murni.
Polibag
Polibag dari karung bekas kemasan biji plastik

Pot Plastik
Pot juga ada yang terbuat dari plastik daur ulang. Warna pot terbuat dari plastik daur ulang berwarna kusam. Dan pot yang terbuat dari biji plastik murni lebih mengkilat.

Pot Semen
Pot semen pot yang terbuat dari campuran semen dan pasir. Proses pembuatannya dengan cetakan. Pot semen memiliki kualitas yang baik dan tahan lama. Pertimbangkan harganya yang relatif lebih mahal dari pot plastik. Ukuran yang lebih besar akan memiliki berat yang lebih besar. Sulit memindahkan atau membawanya karena bobotnya berat. Sering saya perhatikan lubang pot semen juga sedikit sekali, kalau bisa dikatakan hanya satu, akan mempengaruhi jalan keluar air dari pot pada saat hujan deras.
Pot Drum Plastik
Pot drum plastik berasal dari drum kemasan zat kimia, alkohol, glukosa dll. Pengiriman produk impor tertentu dikemas dengan drum plastik ini. Setelah produk digunakan drum ini akan menjadi limbah atau barang bekas. Biasa dijual kembali atau didaur ulang.
Harganya cukup mahal. Drum yang masih utuh harganya berkisar Rp 180.000-200.000 tergantung ukuran. Jika drum yang masih utuh berukuran 180 liter dapat dibagi dua. Jadi jika dijadikan pot harganya berkisar Rp 100.000 untuk ukuran pot 80-90 liter. Kualitasnya sangat baik tergantung tebal atau tipisnya ukuran plastik drum.
Mudah didapat di daerah industri, pelabuhan atau kota yang ada kawasan industri.
Pot Drum Besi/Metal
Pot drum besi terbuat dari besi campuran atau metal. Drum ini awalnya  untuk kemasan oli, alkohol dll. Setelah isinya dipakai drum metal dijual atau didaur ulang. Kurang lebih seperti drum plastik.
Selain harganya yang mahal, drum metal juga memiliki kelemahan. Karena terbuat dari besi atau metal yang korosif. Lambat laun drum akan berkarat. Proses berkarat akan berjalan terus sepanjang waktu. Dan akan dipengaruhi oleh hujan dan panas.
Karat sedikit banyak akan mempengarungi tanah atau media tanam dalam pot. Dan media tanam yang tercemar karat akan mempengaruhi tumbuh kembang tanaman.
Pemilihan planterbag juga harus dipertimbangkan. Harga relatif murah, kualitas yang baik dandaya tahan yang cukup lama, mudah disimpan atau dibawa. Walau penggunaan planterbag masih terbatas. Karena persepsi atau pola pikir saja. Banyak yang melihat produk ini tidak tahan lama. Cara terbaik adalah dengan mencobanya.
Yuk menanam
Siapapun bisa menanam
Menanam mulai sekarang

Planterbag Medan





Minggu, 10 Juli 2016

Tabulampot Mangga Malaba

Mangga Malaba salah satu varetas unggulan dari Kabupaten Deli Serdang Sumatera Utara. Terdaftar di Kementerian Pertanian sejak tahun 2009.

Mangga Malaba sangat genjah dan cocok ditanam di dalam pot. Usia 8 bulan sudah mulai belajar berbuah. Dalam perawatannya juga tidak membutuhkan perlakuan khusus.

Dari segi buahnya ukuran nya tidak terlalu besar sekitar 250-300 gram per buah. Jika matang kulitnya akan berwarna kuning dan mengeluarkan aroma harum yang khas. Daging buah berwarna kuning dan sedikit berserat. Rasa manis, sedikit ada rasa asam.

Daging buah Mangga Malaba tidak seenak daging buah Mangga Arum Manis. Menurut saya Mangga Malaba kurang cocok jika dijadikan buah meja. Artinya buah yang disajikan dan dinikmati sebagai buah segar. Namun Mangga Malaba lebih cocok diolah sebagai jus atau minuman kemasan.

Karena genjah dan produktifitasnya cukup tinggi jika dibudidayakan Mangga Malaba sangat tepat jika buahnya diolah menjadi buah beku, jus mangga, minuman kemasan rasa mangga, selai mangga, dll.

Begitupun untuk yang menanam tanaman buah sebagai hobi dan penghias halaman, Mangga Malaba akan terlihat unik. Dengan ukuran tanaman masih kecil usia di bawah 1 tahun sudah berbuah. Semakin besar tanaman akan semakin banyak buahnya. Apalagi bila ditanam di pot. Sungguh menarik jika tanaman di pot sedang berbuah.

Yuk menanam
Siapapun bisa menanam
Menanam mulai sekarang

Selasa, 28 Juni 2016

Tabulampot Jeruk Nipis

Tanaman buah jeruk nipis salah satu jenis tanaman yang cocok ditanam dalam pot. Karena mudah dalam perawatan, tidak membutukan tempat yang luas, cukup 1m x 1 m, dengan perawatan rutin akan selalu menghasilkan buah tanpa musim.
Jeruk nipis sudah sangat dikenal di masyarakat. Walau tanaman ini sudah umum namun tidak banyak juga yang tertarik menanam sebagai tabulampot atau hiasan di halaman rumah. Namun siapapun akan tertarik melihat tanaman jeruk nipis di pot apalagi sedang berbuah.
Pemilihan Bibit
Pilih bibit (baca : Memilih Bibit) dari perbanyakan bibit tanaman secara cangkok atau stek dari tanaman indukan yang sudah berbuah. Pilih juga jenis jeruk nipis yang berbuah besar dengan cara memastikan indukannya saat memiliki buah. Harga bibit di penjual bibit eceran mulai harga Rp 10.000 tergantung tinggi besarnya bibit.
Memilih Wadah Menawam
Wadah tanam bisa dipilih (baca : Memilih Pot).  Pilih polibag, planter bag, atau pot. Pilih yang disukai, namun pertimbangkan ukuran, daya tahan, harga. Ukuran minimal 50 liter atau dimensi diameter 50 cm tinggi 50 cm. Ukuran wadah semakin besar tentu semakin mahal harganya. Begitu juga semakin memiliki daya tahan yang lama akan semakin mahal harganya. Pastikan wadah menanam sudah memiliki lubang yang cukup sebagai tempat keluarnya air.
Media Tanam
Media tanam (baca : Media Tanam)campuran dari tanah, kulit padi (sekam), pupuk kandang. Perbandingan 1:1:1. Pilih yang mudah diperoleh di sekitar tempat tinggal kita saja. Sehingga lebih mudah dan murah. Pastikan pupuk kandang sudah matang dan tidak berfermentasi lagi.
Mulai Menanam
Setelah persiapan bibit, wadah, dan media tanam lengkap. Pilih waktu sore hari mulai pukul 4 sore untuk mulai menanam. Siram hingga jenuh bibit tanaman di polibag agar ketika polibag dibuka tanah tidak buyar.
Masukkan sedikit media tanaman ke dalam pot. Buka polibag bibit tanaman dengan hati-hati agar akarnya tidak putus. Masukkan bibit ke dalam pot yang sudah berisi sebagian media tanam. Kemudiam masukkan sisa media tanam hingga penuh atau menutupi keseluruhan akar bibit. Siram hingga jenuh. Dan tempatkan di tempat teduh selama 1 minggu, sambil selalu dijaga penyiramannya.
Perawatan Lanjutan
Setelah seminggu tanaman dapat mulai adaptasi dengan sinar matahari. Siram pagi dan sore 1 gayung 0,5-1 liter. Diawal perawatan dapat diberikan pupuk cantik 1 sendok makan sebulan sekali selama 6 bulan,untuk merangsang pertumbuhan akar. Selanjutnya berikan pupuk NPK 16:16:16 1 sendok makan sebulan sekali. 2-3 bulan sekali berikan pupuk kandang 1 gayung.
Pengendalian Hama Penyakit
Daun muda sering dimakan ulat bulu. Semprot Decis atau Marshal. Dosis 0,3 ml dalam 1 liter air. Daun yang berkarat dan batang berkarat semprot fungisida. Dosis 0,3 ml dalam 1 liter air.
Yuk, menanam
Siapa pun bisa menanam
Menanam mulai sekarang
Bibit Stek
Bibit Siap Tanam
Bibit Cangkok
Ukuran pot diameter 50 cm
Pohon usia 1,5 Tahun
Tingginya sudah mencapai 185 cm
Ada yang berbunga
Ada calon buah
Ada buah yang siap panen

Selasa, 31 Mei 2016

Trichor-TM

Trichoderma viridae dan Trichoderma hanzianum merupakan penyusun Trichor - TM yang terbukti efektif untuk mengendalikan beberapa penyakit antara lain : jamur akar putih, Blas pada padi, busuk daun atau busuk buah yang disebabkan oleh infeksi dari Fusarium, Phytium, Botritis, Sckerentina, Alterina dll. Pertumbuhan jamur Trichoderma cukup cepat, sehingga bila tanaman ada terserang oleh jamur lain atau bakteri maka akan terlindungi oleh Trichoderma

Cendawan atau jamur yang ada didalam Trichor - TM adalah:
-Trichoderma viridae min 3,2 X107CFU
-Trichoderma hanzianum min 5,4 X107CFU
-Trichoderma sp min 2,8 X107CFU

Trichor - TM merupakan inokulum cendawan atau jamur yang diformulasi dalam bentuk padat yang tidak larut dalam air, sehingga untuk penyemprotan ada baiknya diambil supernatant nya ( cairan yang bening ) atau seluruh bahian dari larutan yang ada disemprotkan pada tanaman sehingga tanaman cenderung akan lebih tahan terhadap serangan penyakit . Jamur ini mampu memproduksi enzim Karboksil methyl cellulose dan xilanase. Juga memproduksi enzyme Urease, Selulase, Glukanase, Kitinase dan apabila media yang ada tersedia kitin dalam jumlah yang cukup banyak, sehingga mampu memproduksi kitinolitik serta enzyme kitinase yang berguna untuk meningkatkan aktivitas biokontrol terhadap pathogen yang mengandung kitin ( contoh kitin adalah bagian dari kulit terluar serangga yang keras, dan kitin ini tdak hanya terdapat pada seraggan saja ) sehingga dinding sel/kulit luat pathogen dapat rusak dan pathogen akan mati.
Trichoderma hanzianum , mampu memproduksi asam sitrat dan ethanol, adanya asam sitrat atau ethanol / alcohol pada daerah perakaran akan mengurangi penetrasi serangan hama tanaman, sehingga performance tanaman akan semakin sehat.
Trichoderma hanzianum memiliki anti fungal yang cukup tinggi, jadi kemampuannya membunuh jamur cukup baik, banyak jenis jamur ( fungi ) yang terbukti dapat dikendalikan dengan Trichoderma hanzianum dan dapat beradu dengan pathogen yang menyerang tanaman sehingga tanaman yang diberi inokulum Trichoderma hanzianum cenderung akan lebih tahan terhadap serangan penyakit.
Trichoderma sp banyak digunakan sebagai pengendali beberapa penyakit yang disebabkan oleh bakteri atau jamur lain yang menyebabkan antara lain Fusarium oxysporum ( penyakit layu fusarium/busuk pada pangkal batang tanaman dan busuk akar ), disamping itu Trichoderma juga dapat digunakan untuk pengendali penyakit layu ( pisang, tomat dan cabe ) serta penyakit tular tanah.

Manfaat jamur Trichor - TM :
-Mencegah serangan penyakit tular tanah
-Mencegah penyakit layu fusarium pada tanaman buah dan holtikultura dll.
-Mencegah infeksi bakteri lain.
-Membantu proses biodegradable dan decomposer, sehingga bias menyuburkan tanah.
-Meningkatkan stamina tanaman terhadap serangan penyakit.

Aturan Pakai inokulum Trichor - TM :
-Campurkan 100 gr ( 1 sachet ) dengan air 15 liter ( 1 tanki semprot ) aduk dan siramkan secara merata dari batang tanaman hingga keperakaran, ulang 2 - 3 minggu sekali (bila perlu)
-Untuk pembenihan 5 gram/tanaman.
-Pengomposan 2 kg/ton bahan kompos.

Trichor - TM dikemas dalam kemasan 100 gr dan 1 kg.